Pendidikan holistik menjadi konsep yang semakin populer di kalangan institusi pendidikan di Indonesia. Salah satu contoh implementasi konsep ini dapat ditemukan di Kampus Cikal, sebuah institusi pendidikan yang memadukan pendidikan akademik dengan pengembangan karakter dan keterampilan siswa secara holistik.
Menurut Cikal Education School, pendidikan holistik bertujuan untuk mengembangkan siswa secara keseluruhan, tidak hanya secara intelektual tetapi juga emosional, sosial, dan spiritual. Dalam konteks kampus Cikal, pendidikan holistik diwujudkan melalui kurikulum yang berfokus pada pembelajaran aktif, pengembangan karakter, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Pendekatan pembelajaran aktif memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih praktis dan partisipatif, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, pengembangan karakter menjadi fokus utama dalam pendidikan holistik di kampus Cikal, dengan tujuan membentuk siswa yang memiliki nilai-nilai moral yang kuat dan kesadaran sosial yang tinggi.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian penting dalam pendidikan holistik di kampus Cikal. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan minat dan bakat mereka di luar lingkup akademik, serta memperluas jaringan sosial mereka.
Referensi:
1. Cikal Education School. (2021). Pendidikan Holistik. Diakses dari
2. Supriadi, D. (2018). Pendidikan Holistik: Konsep dan Implementasi di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 128-139.